Jasa Backlink BOS PBN

Tinggalkan Trik SEO Kuno Berikut Jika Ingin Websitemu Muncul di Halaman Pertama Google

tinggalkan trik seo kuno
seo kuno

BOS PBN – Tinggalkan trik seo kuno yang sudah tidak berefek bagus lagi di websitemu. Semua orang pasti menginginkan agar websitenya mendapat kesempatan berada di posisi teratas mesin pencari. Karena dengan begini, selain mampu menambah pengunjung juga berguna untuk membangun reputasi website. Tetapi untuk menduduki posisi halaman pertama tentu tidak mudah sebab harus bersaing dengan ribuan website yang ada.

Mulai Sekarang Tinggalkan 7 Trik SEO Kuno Berikut

Meskipun tidak mudah, bukan berarti websitemu tidak bisa muncul di halaman teratas, apalagi jika kamu menerapkan SEO pada konten website. Hingga saat ini semakin ramai orang yang mulai memahami penggunaan SEO. Oleh karena itu , harus diketahui bahwa seiring waktu yang terus berubah teknik SEO pun selalu muncul yang baru. Jika menggunakan teknik kuno kemungkinan besar website akan diblacklist oleh mesin pencari Google. Lalu apa saja trik SEO kuno yang harus ditinggalkan?

1. Penggunaan Kata Kunci Tidak Sesuai dengan Kalimat

Keyword merupakan komponen penting dalam sebuah konten terutama yang ingin terindeks mesin pencari. Adanya kata kunci juga memudahkan websitemu ditemukan oleh banyak pengunjung. Karena hal inilah akhirnya banyak orang memasukkan kata kunci sebanyak mungkin pada konten yang dibuat. Padahal untuk penempatan kata kunci bukan seperti itu konsepnya.

Konten yang kelebihan kata kunci tidak disukai oleh Google. Makanya, berapa kali kata kunci ditempatkan perlu disesuaikan dengan jumlah kata dari konten itu sendiri. Bahkan banyak orang yang karena ingin mengejar penempatan kata kunci dalam jumlah yang cukup, sering dimasukkan begitu saja tanpa memperhatikan kesesuaian dengan kalimat. Hal ini akan berdampak buruk untuk website.

Trik SEO kuno ini memang efektif beberapa tahun lalu, namun sekarang  para pengunjung lebih memilih menggunakan kata kunci yang panjang saat mencari informasi di internet. Oleh karena itu, mulai sekarang selain melihat jumlah kata kunci juga perlu memperhatikan sesuai atau tidaknya dengan kalimat. Jangan asal menempatkan tanpa membaca kembali apa yang sudah ditulis.

2. Penggunaan Anchor Text yang Berlebihan Trik Seo Kuno

Jika dulu menggunakan banyak anchor text guna mengarahkan pengunjung ke artikel lain dalam satu domain mampu menaikkan rangking mesin pencari. Maka, sekarang trik SEO kuno tersebut sudah boleh ditinggalkan. Sebab sistem Google sudah mengalami perubahan dan menghindari konten dengan penempatan anchor text berlebihan, malah akan dianggap konten spamming.

Solusi untuk masalah ini agar website tetap bisa terindeks Google adalah dengan menempatkan anchor text di bagian navigasi, kemudian di bagian footer, sidebar. Boleh juga menempatkan dalam konten tetapi harus langsung menyatu dengan kata-kata ataupun kalimat. Cara ini selain meningkatkan reputasi website, peluang untuk diklik oleh pengunjung lebih tinggi. Jadi, manfaatkan link tersebut bukan  hanya untuk mesin pencari tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh pengunjung.

3. Membuat Banyak Domain untuk Satu Situs yang Sama

Trik SEO kuno berikutnya yang harus ditinggalkan adalah membuat banyak domain untuk satu situs yang sama dengan tujuan menjaring banyak pengunjung. Mungkin cara ini efektif di masa dulu sehingga tidak sedikit orang menerapkannya.

Untuk saat ini tidak berlaku lagi sebab Google akan mendeteksi domain yang digunakan. Jika menggunakan banyak alamat domain untuk sebuah situs dimana memiliki topik pembahasan yang sama. Maka, domain yang terhitung oleh Google tetap satu saja meskipun kamu membuat  3 atau lebih domain. Trik ini ikut berpengaruh pada ranking domain yang akan dibagi menjadi 3 dengan hasilnya tetap satu.

4. Menggunakan Kata Kunci sebagai Domain

Demi mencapai teratas dan peringkat teratas Google, semua orang melakukan berbagai cara. Boleh saja menggunakan banyak trik namun harus diperhatikan juga apakah disukai oleh mesin pencari atau tidak. Seperti menggunakan ataupun memasang kata kunci pada domain  karena berpikir mampu menarik banyak pengunjung dan website lebih mudah ditemukan. Trik SEO kuno ini sudah tidak berlaku lagi.

Domain yang langsung menggunakan kata kunci mengurangi kepercayaan para pengguna internet untuk berkunjung ke website tersebut. Mungkin memang berpeluang muncul di halaman pertama tetapi jika tidak ada kunjungan dari para audiens, untuk apa? Apalagi semakin hari para pengguna internet lebih cerdas memilih yang mana website terpercaya.

5. Satu Website Satu Kata Kunci

Beberapa tahun lalu, penggunaan satu kata kunci untuk satu website memang sempat menjadi tren. Bahkan ada yang menggunakan kata kunci sebagai nama website. Cara ini benar bisa mendatangkan traffic dan memperoleh penghasilan dari website, namun tidak berlaku lagi sekarang  ini apalagi jika trik SEO kuno ini digunakan untuk website mikro.

Website mikro adalah website yang memuat sedikit artikel yang saat ini dianggap oleh mesin pencari sebagai website yang tidak kredibel. Lalu bagaiman cara yang benarnya? Silakan buat artikel dengan topik besar dan menggunakan kata kunci.

6. Masih Menggunakan SEO Teknikal yang Kuno

Dulu SEO yang sering digunakan untuk menaikkan traffic rank adalah SEO teknikal. Tetapi, trik SEO kuno ini pun sudah tidak relevan lagi untuk digunakan karena SEO sudah berubah ke arah pemasaran. SEO teknikal untuk melakukan optimasi berfokus pada judul, URL, kata kunci dan backlink. Sedangkan SEO arah pemasaran dengan sistem baru berfokus pada konten yang memang layak untuk ditampilkan dan dipasarkan, yang solutif dan memang memenuhi kebutuhan pengguna internet. Cara yang bisa dilakukan setelah meninggalkan teknik kuno adalah mulai memprioritaskan pemasaran website dibandingkan melakukan optimasi pada sisi teknikalnya.

7. Menggunakan Topik yang Tidak Sesuai dengan Produk Jualan

Trik SEO kuno terakhir yang harus ditinggalkan adalah membahas topik yang tidak sesuai dengan brand jualan ataupun produk jualan. Penulis yang seperti ini umumnya memilih topik asal disukai pembaca, tidak berhubungan dengan produk yang ditawarkan.

Cara ini memang mampu meningkatkan traffic pengunjung, tetapi tidak bagus untuk reputasi brand bisnis atau produk yang dipasarkan. Bahkan image brand bisa jatuh jika cara ini terus menerus diterapkan.

Ketika membuat isi konten yang sesuai dengan judul, tetapi di bagian akhir konten mempromosikan barang atau brand. Jika semua konten dibuat seperti ini, maka pengunjung saat mengklik situs akan melewatkan bagian promosi di akhir konten. Pengunjung hanya membaca ataupun mengambil informasi di bagian isi konten sesuai judul saja. Sedangkan bagian akhir yang berisi promosi langsung dilewatkan karena dianggap hanya iklan saja tanpa ada hubungan langsung dengan apa yang dibutuhkan.

Solusi untuk trik ini, mulailah membuat topik pembahasan sesuai dengan produk ataupun brand jualan. Sehinga saat pengunjung membaca akan lebih terarahkan dan lebih memahami produk yang dipromosikan. Bukan hanya membaca bagian awal saja namun pengunjung bersedia membaca serta memahami hingga bagian akhir konten.

Kesimpulan Untuk Anda yang Masih Menggunakan Trik Seo Kuno

Nah, itulah 7 trik SEO kuno yang mulai saat ini harus segera ditinggalkan guna meningkatkan reputasi website dan mencapai halaman pertama Google. Selamat mencoba. Jika ingin berdiskusi di sosial media seperti facebook silahkan kunjungi halaman kami disini

Tinggalkan Trik Seo Kuno tersebut untuk perbaikan website anda dikemudian hari agar semua anda bisa terbebas dari update algoritma google yang semakin lama semakin canggih.

Baca Juga :